Sunday, June 24, 2018

Bagaikan Bunga Yang Dipetik Kemudian Layu


Dunia adalah nama umum yang digunakan untuk menyebut keseluruhan peradaban manusia, pengalaman manusia, sejarah, atau kondisi manusia secara umum di seluruh Bumi atau mengenai segala sesuatu yang terdapat di atasnya.

Banyak sekelompok manusia ingin sekali untuk menguasai dunia, menggali semua yang ada didalamnya tanpa sadar akan sebenarnya apa yang mereka inginkan, apa tujuan mereka, dan untuk apa sebenarnya jika kita terus menginginkan seluruh isi dunia.

Apakah hanya untuk mencari kesenangan?

Sadarlah kawan, kesenangan dunia itu hanyalah sementara...

Allah memperingatkan kepada orang-orang yang beriman agar tidak terjerumus lebih jauh dalam kehidupan dunia karena kehidupan dunia itu tidak lain hanya permainan belaka serta senda gurau yang hanya sementara. Kehidupan dunia penuh dengan saling membanggakan perhiasan, harta benda, dan anak keturunan. Padahal, kehidupan dunia itu ibarat tanaman yang tumbuh subur di tanah yang subur dan banyak curah hujan lalu tanaman itu menjadi tumbuh dengan baik, lalu esok harinya tanaman itu ditempa bencana hingga musnah tak berbekas.

Demikianlah kehidupan dunia itu sangat sementara dan sangat mudah untuk binasa. Kehidupan yang sesungguhnya adalah kelak pada hari Akhir yang penuh dengan kesenangan dan kenikmatan abadi.

Maka dari itu, Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk berlomba-lomba dalam meraih ampunan-Nya dan mendapatkan surga-Nya. Sungguh, Allah mempunyai karunia yang teramat besar yang akan dianugerahkan kepada siapa saja yang dikehendaki.

Simak arti ayat berikut ini yuk...

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (Q.S. Al-Hadid ayat 20)